Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

12 Hidden Gem Banyuwangi, Cocok untuk Libur Akhir Tahun 

Kompas.com - 03/12/2022, 21:03 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

 

KOMPAS.com - Ide libur akhir tahun dapat diisi dengan mengunjungi hidden gem atau wisata indah yang masih tersembunyi. 

Salah satu kota di Indonesia yang memiliki sejumlah wisata hidden gem adalah Banyuwangi. Kota di ujung Pulau Jawa ini memiliki banyak potensi wisata kelas dunia.

Baca juga: 28 Tempat Wisata Banyuwangi Paling Populer yang Wajib Dikunjungi

Tempat yang dijuluki The Sunrise of Java ini memiliki keindahan alam yang luar biasa. Nah, kamu bisa mengunjungi wisata tersembunyi di Banyuwangi selain Kawah Ijen yang sudah sangat familiar di kalangan wisatawan.

Hidden gem di Banyuwangi

Berikut rekomendasi hidden gem di Banyuwangi yang cocok untuk libur akhir tahun seperti dirangkum Kompas.com.

Baca juga: 50 Wisata Pantai di Jawa Timur, dari Pacitan sampai Banyuwangi

1. Waduk Bajulmati

Waduk Bajulmati di BanyuwangiShutterstock/Roby Kurniawan Waduk Bajulmati di Banyuwangi

Waduk Bajulmati kerap disebut menyerupai Raja Ampat, Papua Barat. Sebab, wisatawan bisa menemukan area perbukitan hijau di tanga waduk.

Mengutip Tribun News Wiki, lokasi waduk ini berada di perbatasan antara Banyuwangi dan Situbondo.

Waduk seluas 92 hektar ini terletak antara Gunung Baluran dan Pegunungan Ijen. Adapun sumber air utamanya adaah Sungai Bajulmati.

Baca juga: 10 Wisata Pantai di Banyuwangi, Ada Tempat Lihat Sunset Warna Merah

2. Pantai Pulau Merah 

Wisatawan mulai berdatangan mendatangi wisata pantai pulau merah pasca ditutup karena Covid-19KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI Wisatawan mulai berdatangan mendatangi wisata pantai pulau merah pasca ditutup karena Covid-19

Daya tarik Pantai Pulau Merah adalah panorama matahari terbenam berwarna merah. Semburat merah berasal dari cahaya matahari terbenam di balik Pulau Merah yang berada sekitar 50–100 meter dari bibir pantai.

Pulau Merah memiliki lanskap tanah berwarna merah bata. Sebagai informasi tambahan, bulan Desember–Januari termasuk waktu terbaik bagi wisatawan untuk melihat matahari terbenam berwarna merah di Pantai Pulau Merah.

Selain itu, wisatawan bisa surfing dan camping di area yang telah disediakan oleh pihak pengelola. 

Baca juga: Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

3. Lori Wisata Kalibaru-Mrawan 

Lori wisata yang diluncurkan oleh PT Kereta Api Indonesia melewati terowongan Mrawan di perbatasan Jember - Banyuwangi, Minggu (20/3/2016).KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Lori wisata yang diluncurkan oleh PT Kereta Api Indonesia melewati terowongan Mrawan di perbatasan Jember - Banyuwangi, Minggu (20/3/2016).

Hidden gem satu ini memberikan pengalaman unik, yaitu menaiki kereta wisata atau lori wisata sembari membelah Gunung Gumitir.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melintasi perkebunan kopi di ketinggian 400 meter di Gunung Gumitir.

Mengutip situs KAI, lori wisata ini melewati terowongan kereta api Mrawan. Dengan panjang 690 meter, terowongan Mrawan merupakan terowongan aktif terpanjang kedua di Indonesia

Keunikan dari terowongan ini adalah arsitekturnya yang mempertahankan gaya kolonial. Wisatawan bisa berhenti sejenak untuk berfoto di terowongan yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi ini. 

Baca juga: Pantai Grajangan Banyuwangi, Punya Ombak Sempurna bagi Para Peselancar

4. Bukit Mondoleko

Bukit Mondoleko menawarkan wisata hutan pinus yang membentang dengan luasnya, seperti dikutip dari Banyuwangi Tourism.

Dari atas bukit, wisatawan bisa melihat sawah-sawah membentang di kejauhan. Lokasinya berada di Desa Sragi, Kabupaten Songgon, Banyuwangi.

Bukit ini juga dikelilingi dengan pemandangan Gunung Suket, Gunung Kendil, Gunung Meranti, hingga Gunung Raung yang menambah pesonanya.

Ada gardu pandang, hammock, bangku dari batang pohon, serta ayunan yang bisa digunakan wisatawan untuk menikmati pemandangan. 

5. Pulau Tabuhan 

Pulau Tabuhan.https://pesona.travel Pulau Tabuhan.

Pulau Tabuhan merupakan pulau kecil yang berada di Selat Bali. Namun, secara administratif Pulau Tabuhan masuk wilayah Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Mengutip Kompas.com (22/7/2019), pulau seluas lima hektar ini tidak berpenghuni. Sepanjang perjalanan ke Pulau Tabuhan, wisatawan akan disuguhi gradasi warna Selat Bali.

Mendekati Pulau Tabuhan, wisatawan bisa melihat dengan jelas hamparan terumbu karang dan pantai pasir putih di sepanjang Pulau Tabuhan.

Baca juga: Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

6. Air Terjun Lider 

Kabupaten Banyuwangi memiliki hidden gem air terjun yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya Air Terjun Lider. Destinasi wisata ini berada di kaki Gunung Raung, tepatnya di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. 

Untuk menuju lokasi air terjun setinggi 60 meter ini, wisatawan harus melalui medan yang cukup berat. Lokasinya berada di ketinggian 1.300 mdpl.

Dinamakan Air Terjun Lider sebab lokasi air terjun  terletak di kawasan hutan lindung petak 74, Blok Lider. Obyek wisata ini berada di lereng Gunung Raung sehingga pemandangannya masih asri dan alami. 

Baca juga: Menikmati Pulau Tabuhan, Keindahan Alam di Selat Bali

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)


 

Pantai Teluk Hijau (Green Bay) di Banyuwangi DOK. Shutterstock/krisbiantoandyShutterstock/krisbiantoandy Pantai Teluk Hijau (Green Bay) di Banyuwangi DOK. Shutterstock/krisbiantoandy

7. Pantai Teluk Hijau 

Pantai Teluk Hijau di Taman Nasional Meru Betiri BanyuwangiDok. https://merubetiri.id Pantai Teluk Hijau di Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi

Selain Taman Nasional (TN) Baluran yang sudah terkenal, Banyuwangi memiliki Taman Nasional (TN) Meru Betiri.

Ada sejumlah hidden gem di TN Meru Betiri salah satunya adalah Pantai Teluk Hijau.

Pantai ini kerap disebut surga tersembunyi karena masih alami serta akses menuju lokasi cukup menantang.  Pantai Teluk Hijau juga kerap disebut Green Bay karena air lautnya berwarna hijau yang berasal dari alga. 

Keunikan Pantai Teluk Hijau adalah pemandangan pasir putih yang sangat kontras dengan air lautnya yang berwarna hijau.

Baca juga: Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

8. Pantai Sukamade

Penyu hijau di Pantai Sukamade, Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi Dok. https://merubetiri.id/website/ Penyu hijau di Pantai Sukamade, Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi

Selain Pantai Teluk Hijau, TN Betiri mempunyai hidden gem pantai yang tak kalah menariknya yaitu Pantai Sukamade. 

Mengutip Kompas.com (27/5/2022), Pantai Sukamade merupakan tempat konservasi penyu. Terdapat empat jenis penyu yang sering mendarat di Pantai Sukamade untuk bertelur yakni Penyu Hijau, Penyu Lekang, Penyu Belimbing dan Penyu Sisik.

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Sukamade mendapatkan kesempatan untuk melihat penyu bertelur di malam hari.

Baca juga: Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

9. Pantai Plengkung

Peselancar ombak Indonesia Rio Waida pada World Surf League Championship (WLSC) Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/5/2022).Kominfo Peselancar ombak Indonesia Rio Waida pada World Surf League Championship (WLSC) Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/5/2022).

Tidak banyak yang tahu jika Banyuwangi memiliki surga bagi para peselancar, yaitu Pantai Plengkung atau dikenal dengan nama G-Land, seperti dikutip dari Kompas.com (2/8/2020).

Letaknya tersembunyi di tengah Taman Nasional Alas Purwo. Bahkan, pantai dengan ombak ganas ini menjadi spot surfing terbaik di Asia Tenggara dan termasuk satu dari tujuh ombak terbaik di dunia yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia.

Sebab ketinggian ombak di Pantai Plengkung bisa mencapai 8 meter. Kegiatan surfing biasanya dilakukan pada Maret hingga Oktober setiap tahunnya. 

Baca juga: Pantai Plengkung, Surganya Para Pecinta Surfing di Banyuwangi

10. Segara Anakan 

Mangrove Bedul, BanyuwangiDok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mangrove Bedul, Banyuwangi

Segara Anakan berarti lautan kecil karena memiliki luas 18,8 kilometer persegi dan lebar 400 meter.

Lokasi Segara Anakan dikelilingi dengan hutan Mangrove Bedul Ecotourism. Kawasan ini kerap disebut sebagai Amazon-nya Indonesia.

Sebab, Segara Anakan terhubung dengan area hutan bakau yang sangat luas, bahkan terluas di Pulau Jawa. Lokasinya berada di Taman Nasional Alas Purwo, dekat dengan Pantai Plengkung.

Wisatawan bisa menyewa perahu untuk berkeliling di area hutan bakau hingga ke Segara Anakan.

Baca juga: Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

11. Air Terjun Telunjuk Raung 

Air terjun ini diberi nama telunjuk Raung karena alirannya lurus seperti telunjuk dan berada di kaki Gunung Raung.

Untuk menuju lokasi air terjun, wisatawan harus melewati hutan dan hamparan sawah yang luas. Namun, lelahnya perjalanan akan terbayar lunas saat melihat segarnya air terjun.

Ada kolam di bawah aliran air terjun yang bisa digunakan untuk berenang. Lokasi air terjun Telunjuk Raung berada di Dusun Sumberasih, Kelurahan Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. 

Baca juga: Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

12. Air Terjun Kembar Arum 

Air terjun Kembar Arum di BanyuwangiShutterstock/Mohammad Ridwan Air terjun Kembar Arum di Banyuwangi

Air terjun Kembar arum cukup unik karena berada di tengah sawah. Hidden gem ini berlokasi di Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi.

Menariknya, aliran sungai yang mengaliri air terjun Kembar Arum masih satu sumber dengan air terjun Telunjuk Raung.

Air sungai yang membelah sawah tersebut jatuh ke bibir jurang membentuk air terjun. Terdapa tebing di tengah sawah yang merupakan lokasi aliran air terjun.

Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com