Kompas.com - 17/11/2017, 14:26 WIB
Inilah rumah Tjong A Fie, Majoor der Chineezen atau walikota pertama untuk komunitas China di Kota Medan KOMPAS.com/Mei LeandhaInilah rumah Tjong A Fie, Majoor der Chineezen atau walikota pertama untuk komunitas China di Kota Medan
|
EditorSri Anindiati Nursastri

3. Graha Maria Annai Velangkanni

Bila dilihat sepintas, tak ada yang menyangka bahwa bangunan ini adalah sebuah gereja. Gereja katolik yang berada di Jalan Sakura III, Tanjung Selamat, Medan ini memiliki ciri khas bangunan layaknya sebuah kuil. Sentuhan khas India begitu kental terdapat pada gereja ini. Jemaat gereja umumnya warga etnis Tamil yang ada di Kota Medan. Namun, gereja ini terbuka untuk siapa saja.

Bangunan gereja ini berbentuk seperti candi dan terdiri dari dua lantai. Pada lantai pertama, terdapat 14 jendela yang menceritakan jalan salib. Sementara di lantai dua, pengunjung dapat melihat patung Annai Velangkanni atau Maria dari Velangkanni beserta putranya setinggi dua meter yang dibawa langsung dari India.

Dengan mengusung keaslian gaya arsitektur Indo-Mogul, gereja yang dibangun mulai tahun 2001 ini dilengkapi relief, lukisan, dan ornamen yang menghiasi interior gereja ini.


4. Wihara Gunung Timur

Ini adalah wihara terbesar di Medan dengan luas hingga 5.000 meter. Wihara ini merupakan tempat beribadah dua agama kepercayaan yakni Budha dan Kong Hu Cu. Ornamen China yang kental tampak dari wihara yang dibangun tahun 1960an ini.

Wihara Gunung Timur berada di Jalan Hang Tuah Nomor 16. Jika datang di tanggal tertentu seperti Imlek atau sembahyang leluhur, pengunjung dapat menyaksikan festival seru nan fotogenik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Rumah Tjong A Fie

Medan juga dikenal memiliki potensi wisata sejarah yang tinggi. Jika Anda menyusuri Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Ahmad Yani di Kota Medan, Anda dapat melihat dereta bangunan bersejarah yang dibangun pemerintah kolonial. Namun, ada salah satu bangunan bergaya Tiongkok di Jalan Ahmad Yani. Rumah Tjong A Fie dulunya merupakan sebuah rumah milik pengusaha perkebunan kaya raya. Sejak 2009, bangunan yang juga memiliki sentuhan Eropa dan Melayu ini mulai dibuka untuk umum.

Bangunan seluas 5.000 meter persegi ini memiliki puluhan ruangan. Keunikan terdapat pada ruangan-ruangan dan pernak-pernik bangunan yang sebagian besar masih asli seperti saat pertama kali dibangun pada tahun 1895.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.