Simak, Cara Refund Tiket Pesawat Malaysia Airlines

Kompas.com - 18/03/2020, 10:15 WIB
Sebuah Airbus A330-300 milik Malaysia Airlines. WikipediaSebuah Airbus A330-300 milik Malaysia Airlines.

KOMPAS.comMalaysia Airlines merupakan salah satu maskapai penerbangan yang mengeluarkan kebijakan akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Adapun kebijakan yang dimaksud, seperti penundaaan, refund dan voucer dari pihak Malaysia Airlines.

"Apabila Anda telah memesan penerbangan menggunakan Malaysia Airlines, Anda berhak untuk menunda perjalanan, memohon pengembalian uang penuh, atau mendapatkan voucher perjalanan dari kami,” seperti tertera dalam pernyataan di laman resmi Malaysia Airlines, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Industri Durian di Malaysia Terkena Dampak Wabah Virus Corona

Lantas, bagaimana cara melakukan refund tiket penerbangan Malaysia Airlines? Berikut panduannya yang telah Kompas.com rangkum:

Siapkan tiket yang sudah dipegang

Ada baiknya kamu siapkan tiket sebelum melakukan proses refund di laman resmi Malaysia Airlines yang menyediakan formulir permohonan refund.

Sebab, kamu harus memasukkan PNR/Booking Reference dan E-Ticket Number yang tertera dalam tiket. Jika terdapat lebih dari dua orang dalam proses pemesanan tiket, kamu bisa klik "Add More".

Pesawat Malaysia Airlines menurunkan barang di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (29/10/2017). Maskapai Malaysia Airlines kembali membuka rute penerbangan Kuala Lumpur - Surabaya selama empat kali seminggu . ANTARA FOTO/Umarul Faruq Pesawat Malaysia Airlines menurunkan barang di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (29/10/2017). Maskapai Malaysia Airlines kembali membuka rute penerbangan Kuala Lumpur - Surabaya selama empat kali seminggu .
Isi data pelengkap

Selanjutnya, kamu akan diarahkan untuk mengisi data diri seperti mengisi kolom Name dan kolom Email.

Kemudian, terdapat beberapa pilihan yang harus kamu pilih sesuai dengan keadaanmu.

Baca juga: Tunda Liburan Kamu, Saatnya Cegah Penyebaran Virus Corona

Beberapa pilihan tersebut adalah:

1. Kamu pernah bepergian ke atau dari Daratan China atau Hong Kong, atau pernah berada di penerbangan langsung antara Kota Kinabalu dan Shanghai menggunakan pesawat MH 394 atau MH 395.

2. Kamu memesan tiket Malaysia Airlines dan memiliki paspor Republik Rakyat Tiongkok yang dikeluarkan dari Provinsi Hubei, Jiangsu, atau Zhejiang. Atau tempat kelahiranmu berada di Provinsi Hubei, Jiangsu, atau Zhejiang.

Jika kamu memilih pilihan nomor dua, kamu harus unggah halaman terdepan paspormu.

Baca juga: India Tutup Taj Mahal untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

3. Kamu pernah bepergian menggunakan Malaysia Airlines ke Bangladesh, India, Sri Lanka, atau Thailand, dan memegang paspor Republik Rakyat Tiongkok.

Jika kamu memilih pilihan nomor tiga, kamu harus unggah halaman terdepan paspormu.

4. Kamu pernah bepergian ke Daratan China dalam waktu 14 hari sebelum keberangkatan ke Australia, Brunei Darussalam, Indonesia, Jepang, Korea, Myanmar, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Vietnam, atau Hong Kong.

Jika kamu memilih pilihan nomor empat, kamu harus unggah halaman cap (stempel).

Baca juga: Cegah Virus Corona, Warga Australia di Luar Negeri Diimbau Segera Pulang

 Malaysia Airlines.SHUTTERSTOCK Malaysia Airlines.

5. Kamu memesan dan telah mengonfirmasi reservasi Malaysia Airlines untuk keberangkatan menuju, ke, atau melalui Korea Selatan (Seoul) atau Jepang (Tokyo dan Osaka).

Jika kamu memilih pilihan nomor lima, kamu harus unggah salinan tiketmu.

6. Kamu memesan dan telah mengonfirmasi reservasi menuju atau dari destinasi Malaysia Airlines manapun dengan koneksi di MH 156 (Kuala Lumpur – Jeddah), MH 157 (Jeddah – Kuala Lumpur), MH 158 (Kuala Lumpur – Madinah), atau MH 159 (Madinah – Kuala Lumpur).

Jika kamu memilih pilihan nomor enam, kamu harus unggah salinan tiketmu.

Baca juga: 34 Museum Tutup untuk Cegah Virus Corona, Kemendikbud Tawarkan Layanan Museum Digital

7. Kamu memesan dan telah mengonfirmasi reservasi Malaysia Airlines dari dan ke Korea Selatan (Seoul) antara 13–31 Maret 2020.

8. Kamu memesan dan telah mengonfirmasi reservasi Malaysia Airlines ke India antara 13 Maret–15 April 2020.

9. Kamu memesan dan telah mengonfirmasi reservasi Malaysia Airlines dari dan ke Beijing (PKX) antara 14 Maret – 20 April 2020.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Ini Cara Ikut Tur Virtual di 12 Museum Terkenal

10. Kamu ingin membatalkan pesanan yang sudah dikonfirmasi dan membiarkan tiket berstatus “Open-dated” dalam masa berlaku tiket atau tarif yang diizinkan berdasarkan kebijakan Ultimate Flexibility.

Data penunjang seputar rencana perjalanan

Selanjutnya, kamu akan melihat kolom bertuliskan “I would liket o (1-4) yang memiliki drop down menu berisikan empat pilihan yakni:

  1. Merubah rencana perjalanan.
  2. Membatalkan dan meminta pengembalian uang penuh.
  3. Meminta voucher perjalanan untuk perjalanan di lain waktu dalam masa berlaku tiket.
  4. Meminta tiket "Open-dated" dalam masa berlaku tiket.

Baca juga: AirAsia Tawarkan Pilihan Kompensasi Terkait Wabah Virus Corona

Jika sudah memilih salah satu pilihan tersebut, kamu bisa menuju kolom selanjutnya untuk mengisi rincian rencana perjalananmu agar customer service Malaysia Airlines bisa mempercepat permintaanmu.

Terakhir, jika kamu memilih pilihan yang memerlukan dokumen tambahan di pilihan seusai kolom Email, kamu bisa langsung unggah dokumen tersebut sebelum klik “Submit”.

 

Malaysia Airlines.SHUTTERSTOCK Malaysia Airlines.
Apa itu kebijakan Ultimate Flexibility Ticket Change?

Menurut laman Malaysia Airlines, kebijakan Ultimate Flexibility Ticket Change merupakan kebijakan yang menawarkan perubahan tanpa batas dan gratis ke semua pemesanan tiket pesawat baru dan yang sudah ada.

Kebijakan tersebut efektif mulai Jumat (13/3/2020) lalu. Seluruh penumpang maskapai tersebut bisa menikmati beberapa keuntungan sebagai berikut:

  1. Perubahan tak terbatas pada tanggal penerbangan mereka (dengan pembebasan biaya perubahan tanggal).
  2. Perubahan tujuan penerbangan (perbedaan tarif akan berlaku).

Baca juga: Update: 55 Tempat Wisata yang Tutup di Jawa Tengah untuk Cegah Corona

Kendati demikian, pemesanan ulang tiket harus dilakukan melalui kantor tiket Malaysia Airlines atau melalui Global Contact Centre di nomor 1-300-88-3000 jika kamu berada di Malaysia.

Sementara untuk mereka yang berada di luar Malaysia bisa menghubungi nomor +603 7843 3000. Kamu bisa juga menghubungi beberapa agen resmi Malaysia Airlines.

Baca juga: Cegah Virus Corona, UEA Setop Terbitkan Visa Per 17 Maret 2020

Apabila kamu mengalami masalah saat menghubungi nomor tersebut, misal waktu tunggu yang lama, kamu bisa rubah pesanan tiket melalui beberapa pilihan yakni:

  1. Jika kamu melakukan pesanan melalui malaysiaairlines.com, kamu bisa mengambilnya melalui “Manage Booking” di bawah “My Trip” yang ada dalam situs atau aplikasi resmi maskapai untuk merubah rencana perjalanan.
  2. Jika kamu melakukan pesanan melalui agen perjalanan, kamu bisa langsung hubungi agen perjalananmu.
  3. Melalui formulir yang ada di laman mereka.

Ikuti peliputan dari hari ke hari tentang wabah ini dalam Liputan Khusus Wabah Virus Corona dan Indonesia Positif Terinfeksi Virus Corona di Kompas.com.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X