16 Ucapan Selamat Hari Suci Galungan, Pilih yang Mana?

Kompas.com - 15/09/2020, 21:31 WIB
Sejumlah umat Hindu melaksanakan upacara dalam perayaan Hari Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (1/11/2017). Perayaan Galungan digelar untuk memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) bagi umat Hindu, sekaligus rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa atas ciptaan alam semesta beserta isinya. AFP PHOTO/SONNY TUMBELAKASejumlah umat Hindu melaksanakan upacara dalam perayaan Hari Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (1/11/2017). Perayaan Galungan digelar untuk memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) bagi umat Hindu, sekaligus rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa atas ciptaan alam semesta beserta isinya.

KOMPAS.com - Rabu (16/9/2020), umat Hindu akan merayakan Hari Suci Galungan yang merupakan hari kemenangan kebaikan atas kejahatan.

Umat Hindu akan pergi bersembahyang ke pura di desa masing-masing pada pagi harinya. Kemudian melanjutkan ke pura keluarga hingga pura gabungan keluarga.

Biasanya, ada pula momen di mana umat lain mengucapkan Selamat Hari Galungan kepada umat Hindu yang merayakan.

Menurut Guru Besar Ilmu Pariwisata Universitas Udayana Bali, I Gede Pitana, sebenarnya pengucapan yang lebih tepat adalah Selamat Hari Suci Galungan, bukan hari raya.

Baca juga: Catat, Tips Wisata di Bali Saat Galungan dan Kuningan

Tak sembarang mengucapkan, ada makna yang tersimpan di dalam ucapan Selamat Hari Suci Galungan.

Ia menjelaskan bahwa makna dari pengucapan tersebut adalah mendoakan antar sesama agar mendapat perlindungan dari Tuhan dan para leluhur.

Penambahan kata para leluhur dalam pengucapan selamat tersebut merupakan filosofi dari umat Hindu yang sangat meyakini bahwa leluhur sebagai jembatan antara manusia dengan Tuhan.

"Jadi perlindungan leluhur itu sangat penting di Bali. Dan kalau kita lihat, pura-pura di Bali sebagian besar itu pura untuk leluhur, bukan untuk Tuhan. Itu makna sesungguhnya," jelasnya.

Sejumlah umat Hindu melaksanakan upacara dalam perayaan Hari Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (1/11/2017). Perayaan Galungan digelar untuk memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) bagi umat Hindu, sekaligus rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa atas ciptaan alam semesta beserta isinya.AFP PHOTO/SONNY TUMBELAKA Sejumlah umat Hindu melaksanakan upacara dalam perayaan Hari Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (1/11/2017). Perayaan Galungan digelar untuk memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) bagi umat Hindu, sekaligus rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa atas ciptaan alam semesta beserta isinya.

Jika kamu masih bingung bagaimana cara mengucapkan Selamat Hari Suci Galungan kepada umat Hindu, berikut Kompas.com rangkum kumpulannya dirangkum dari Pitana dan Tribun Bali:

1. Selamat Merayakan Hari Suci Galungan, Semoga Dharma Menang Atas Adharma

2. Selamat Hari Suci Galungan, Semoga Tuhan dan Para Leluhur Selalu Memberikan Anugerah Kepada Kita Semua

3. Selamat Hari Suci Galungan, Semoga Makna Kemenangan Dharma Atas Adharma Dapat Kita Implementasikan Dalam Kehidupan Keseharian

4. Rahajeng nyanggra rahina jagat Galungan lan Kuningan semeton titiang semuanya. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi ngicenin kerahayuan.

(Selamat menyambut hari raya alam semesta Galungan dan Kuningan kerabat saya semuanya. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan)

Baca juga: Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

5. Marep ring semeton Bali (Hindu) sami sane magenah ring Indonesia yadiapin di luar negeri. Rahajeng rahina Galungan lan Kuningan. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa micayang kerahayuan.

(Kepada kerabat Bali (Hindu) semua yang tinggal di Indonesia dan juga di luar negeri. Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan)

6. Ngelawar bangkung di Ceningan, Rahajeng Galungan lan Kuningan. Baju baru lengan dawa, semoga setata sehat lan bagia. Banten saeban di pura, nenten wenten malih sinampure.

(Ngelawar babi di Ceningan. Selamat Galungan dan Kuningan. Baju baru lengan panjang, semoga tetap sehat dan bahagia. Banten saeban di pura, tidak ada lagi permohonan maaf)

Ilustrasi mengarak Barong. SHUTTERSTOCK/STEKLO Ilustrasi mengarak Barong.

7. Majeng ring semeton umat Se-Dharma maka sareng sami. Rahajeng rahina Galungan lan Kuningan. Dumogi sangkaning paswecan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, iraga prasida nemoning kerahayuan.

(Kepada para kerabat Se-Dharma semuanya. Selamat haru raya Galungan dan Kuningan. Semoga dari keberkatan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kita bisa menemukan kerahayuan)

8. Rahajeng nyanggra rahina Galungan lan Kuningan. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi ngicen kerahajengan lan kerahayuan ring iraga sareng sami.

(Selamat menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan keberkahan dan kerahayuan)

Baca juga: 6 Keunikan yang Bisa Ditemui di Bali saat Galungan

9. Numbas pajeng ring Kedonganan, memargi nyambi numbas ajengan. Rahajeng Galungan lan Kuningan, dumogi iraga sareng sami nemu kerahajengan.

(Membeli payung di Kedonganan, berjalan sambil membeli makanan. Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga kita semua menemukan keberkahan)

10. Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan, majengring ida dane sareng sami, pamekasnyane umat sedharman ring dija ja magenah.

(Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, kepada kita semua khususnya umat Hindu dimanapun berada)"

11. Lugrayang tiang nguncarang rahajeng nyanggra Galungan sane mangkin. Lan mangda karya iraga setata memargi becik.

(Ijinkan saya mengucapkan selamat menyambut Galungan saat ini. Dan semoga upacara kita selalu berjalan dengan baik)

Ilustrasi melakukan rangkaian ritual di Pura Tirta Empul. SHUTTERSTOCK/SONY HERDIANA Ilustrasi melakukan rangkaian ritual di Pura Tirta Empul.

12. Rahajeng nyanggra rahine Galungan lan Kuningan (Selamat menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan). Di hari yang dharma ini mari kita selalu menyebarkan kedharmaan kepada semua umat agar bumi ini menjadi ringan supaya jauh dari mara bencana.

13. Rahajeng nyanggra rahina Galungan lan Kuningan, dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa suaeca Asung Kertha Wara Nugraha ring semeton sareng sami.

(Selamat menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa memberikan rahmat nugerah kepada kita semua)

14. Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan, dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngicenin kerahayuan lan kerahajengan ring jagat sami.

(Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kesejahteraan dan keselamatan alam semesta ini)

Baca juga: Wisata ke Bali saat Galungan dan Kuningan, Jangan Lupakan 4 Hal Berikut

15. Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan, dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngicenin kerahayuan lan kerahajengan ring sekancan sane maurip

(Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kesejahteraan dan keselamatan kepada semua mahluk hidup)

16. Rahajeng Rahina Galungan dan Kuningan, dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa mapaica kerahayuan lan kerahajengan sareng sami

(Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kesejahteraan dan keselamatan kepada kita semua).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X