Kompas.com - 24/04/2021, 06:06 WIB
Tampak Laut Flores yang indah, bebukitan, pohon bakau yang berjejer apik, dan jalanan yang meliuk turut membingkai kemolekan Bukit Cinta, Senin (5/10/2020). KOMPAS.com/IGNASIUS SARATampak Laut Flores yang indah, bebukitan, pohon bakau yang berjejer apik, dan jalanan yang meliuk turut membingkai kemolekan Bukit Cinta, Senin (5/10/2020).

BORONG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melakukan upaya percepatan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Salah satu upaya adalah dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOPLBF), Rabu (21/4/2021).

MoU ini merupakan bentuk kesepakatan formal antara Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dengan BPOPLBF dalam rangka percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Manggarai Timur.

Kesepakatan teknis akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang akan ditandatangani di waktu berikutnya.

Baca juga: Rana Tonjong di Manggarai Timur, Danau Teratai Terbesar Kedua Dunia

Penandatanganan dilakukan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dengan Direktur Utama BPOPLBF Shana Fatina di ruang rapat Bupati Lehong Borong.

Menurut Agas, Manggarai Timur harus menemukan daya saingnya sendiri diantara banyak Kabupaten yang ada di Pulau Flores.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hamparan bunga teratai di Danau Teratai atau Rana Tonjong, Manggarai Timur.KOMPAS.com/Markus Makur Hamparan bunga teratai di Danau Teratai atau Rana Tonjong, Manggarai Timur.

Ia melanjutkan, pembangunan pariwisata berbasis masyarakat adalah arah kebijakan pariwisata Manggarai Timur. Desa harus menjadi generator ekonomi dan masyarakat harus mendapat manfaat dari kekayaan alamnya.

"Diskusi dengan BPOPLBF sudah dimulai dua tahun terakhir dan hari ini kita sudah menemukan rencana dan pola kerja samanya," ujar Agas.

Baca juga: Bukit Cinta Manggarai Timur, Ada Panorama Laut, Lembah dan Hutan

Pihaknya berharap setelah penandatanganan MoU nanti akan masuk tahap perjanjian kerja sama. 

"Di situ nanti akan lebih detail, apa-apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan apa-apa yang harus dilakukan oleh Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores dalam rangka mendorong pertumbuhan dan pengembangan Pariwisata Kabupaten Manggarai Timur," tutur dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.