Kompas.com - 05/06/2021, 18:16 WIB
Pesawat Lion Air Boeing 737-800NG. Dokumentasi Rahmad Dwi PutraPesawat Lion Air Boeing 737-800NG.

KOMPAS.com - Maskapai penerbangan di bawah naungan Lior Air Group, yaitu Lion Air (JT), Wings Air (IW), dan Batik Air (ID), kembali mengeluarkan syarat terbaru penerbangan rute domestik. 

Berdasarkan rilis yang diterima oleh Kompas.com, Sabtu (5/6/2021), syarat ini berlaku untuk semua calon penumpang yang akan melakukan perjalanan udara (penerbangan) selama masa waspada pandemi Covid-19, periode 5 Juni 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga: Lion Air: Rute Jakarta-Wuhan PP adalah Penerbangan Carter

Ketentuan penerbangan domestik ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan No. 34 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas SE Menteri Perhubungan No.26 tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Selain itu, kebijakan ini juga sesuai dengan SE Satgas Covid-19 No. 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Ilustrasi pramugari Lion Air.Lion Air Group. Ilustrasi pramugari Lion Air.

Calon penumpang yang ingin terbang ke empat wilayah ini harus lebih dulu memperhatikan ketentuan hasil uji kesehatan yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah setempat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 16 Lokasi Layanan Rapid Test Antigen dari Lion Air Group dan Jadwalnya

Berikut daftar empat rute domestik dengan ketentuan uji kesehatan:

Rute Domestik (inbound)

  • Kalimantan Barat dengan tujuan Pontianak, Ketapang, Sintang, dan Putussibau diberlakukan RT-PCR 3x24 jam.
  • Kalimantan Tengah dengan tujuan Palangkaraya, Pangkalan Bun, Sampit, dan Muara Teweh diberlakukan RT-PCR atau rapid test antigen atau GeNose yang berlaku dalam waktu 1x24 jam.
  • NTT dengan tujuan Kupang diberlakukan RT-PCR atau rapid test antigen dalam waktu 1x24 jam. Sementara GeNose dalam waktu 1x24 jam.
  • Rute domestik selain kota-kota di atas wajib melakukan uji kesehatan RT-PCR dalam kurun waktu 3x24 jam, rapid test antigen 2x24 jam, atau GeNose 1x24 jam.
  • Pengisian e-HAC sebelum keberangkatan diberlakukan baik di empat rute domestik ini maupun di kota-kota lainnya.
  • Uji kesehatan GeNose dilakukan di banda udara, sebelum melakukan keberangkatan di hari yang sama.
  • Usia di bawah lima tahun tidak diwajibkan uji kesehatan.

Baca juga: Lion Air Buka Lagi Penerbangan Jakarta-Wuhan

Intra (antarwilayah) Kalimantan Barat

  • Tujuan Pontianak, Ketapang, Sintang, dan Putussibau wajib memilih uji kesehatan RT-PCR 3x24 jam, atau rapid test antigen dalam kurun waktu 2x24 jam, atau GeNose yang berlaku dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Pengisian e-HAC sebelum keberangkatan diberlakukan di empat kota tersebut.
  • Uji kesehatan GeNose dilakukan di banda udara, sebelum melakukan keberangkatan di hari yang sama.
  • Usia di bawah lima tahun tidak diwajibkan uji kesehatan.

Dari Kalimantan Barat (outbond)

  • Kalimantan Barat dengan tujuan Palangkaraya, Pangkalan Bun, Sampit, dan Muara Teweh wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapi test antigen Atau GeNose yang berlaku dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Dari Kalimantan Barat menuju Denpasar, Bali wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen yang berlaku dalam kurun waktu 2x24 jam, atau GeNose yang berlaku dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Kalimantan Barat dengan tujuan Kupang wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen yang berlaku dalam kurun waktu 1x24 jam atau GeNose dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Rute domestik selain kota-kota diatas wajib memilih uji kesehatan RT-PCR 3X24 jam, atau rapid test antigen 2x24 jam, dan GeNose 1x24 jam.
  • Pengisian e-HAC sebelum keberangkatan diberlakukan di seluruh rute penerbangan domestik.
  • Uji kesehatan GeNose dilakukan di banda udara, sebelum melakukan keberangkatan di hari yang sama.
  • Usia di bawah lima tahun tidak diwajibkan uji kesehatan.

Baca juga: Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Intra (antar wilayah) Kalimantan Tengah

  • Tujuan Palangkaraya, Pangkalan Bun, Sampit, dan Muara Teweh wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen atau GeNose yang berlaku dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Pengisian e-HAC sebelum keberangkatan diberlakukan di empat kota tersebut.
  • Uji kesehatan GeNose dilakukan di banda udara, sebelum melakukan keberangkatan di hari yang sama.
  • Usia di bawah lima tahun tidak diwajibkan uji kesehatan.

Dari Kalimantan Tengah (outbound)

  • Kalimantan Tengah menuju Pontianak, Ketapang, Sintang, dan Putussibau wajib memilih uji kesehatan RT-PCR 3x24 jam.
  • Kalimantan Tengah menuju Denpasar, Bali wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen yang berlaku dalam kurun waktu 2x24 jam. Atau GeNose dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Kalimantan Tengah tujuan Kupang, NTT wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen atau GeNose dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Kalimantan tengah dengan tujuan selain kota-kota diatas wajib memilih salah satu uji kesehatan RT-PCR 3x24 jam, atau rapid test antigen dalam kurun waktu 2x24 jam, atau GeNose 1x24 jam.
  • Pengisian e-HAC sebelum keberangkatan diberlakukan di kota-kota tersebut
  • Uji kesehatan GeNose dilakukan di banda udara, sebelum melakukan keberangkatan di hari yang sama.
  • Usia di bawah lima tahun tidak diwajibkan uji kesehatan.

Baca juga: Batik Air Sediakan Gratis Rapid Test Antigen Covid-19

Dari Bali (outbound)

  • Bali menuju kota Pontianak, Ketapang, Sintang, dan Putussibau wajib memilih uji kesehatan RT-PCR yang berlaku dalam kurun waktu 3x24 jam.
  • Bali menuju kota Palangkaraya, Pangkalan Bun, Sampit, dan Muara Teweh wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen atau GeNose yang berlaku dalam waktu 1x24 jam.
  • Bali menuju kota Kupang, NTT wajib memilih uji kesehatan RT-PCR atau antigen atau GeNose yang berlaku dalam kurun waktu 1x24 jam.
  • Bali dengan tujuan selain kota-kota di atas wajib memilih uji kesehatan RT-PCR 3x24 jam, atau rapid test antigen dalam kurun waktu 2x24 jam, atau GeNose 1x24 jam.
  • Pengisian e-HAC sebelum keberangkatan diberlakukan di kota-kota tersebut.
  • Uji kesehatan GeNose dilakukan di banda udara, sebelum melakukan keberangkatan di hari yang sama
  • Usia di bawah lima tahun tidak diwajibkan uji kesehatan.

Baca juga: Promo Wings Air, Jelajahi Halmahera Utara Mulai dari Rp 716.900

Catatan penting:

1. Karena keterbatasan kapasitas pemeriksaan mesin GeNose C-19 setiap jamnya, maka calon penumpang diharapkan untuk tidak bertumpu dan mengandalkan layanan GeNose C-19 saja.

2. Hasil pemeriksaan GeNose C-19 akan diproses dalam waktu sekitar 20-30 menit.

3. Calon penumpang wajib tiba di bandar udara 3-4 jam sebelum waktu keberangkatan.

4. Calon penumpang telah memilih tiket penerbangan.

5. Calon penumpang harus dalam keadaan sehat.

6. Calon penumpang dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan.

7. Calon penumpang mendaftar dan membayar sesuai nomor urut di tempat yang telah disediakan.

8. Petugas memberikan kantong GeNose C-19 pada calon penumpang setelah proses pembayaran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Jalan Jalan
Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Travel Update
25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

Travel Update
Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X