Kompas.com - 08/06/2021, 08:31 WIB
Wisatawan berada di jembatan cinta di kawasan pantai Ancol, Jakarta, Selasa (20/4/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAWisatawan berada di jembatan cinta di kawasan pantai Ancol, Jakarta, Selasa (20/4/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengimbau pengelola tempat wisata agar tetap menerapkan protokol kesehatan CHSE (cleanliness, health, safety, environmental sustainability) menjelang libur sekolah 2021.

Jika mengacu pada artikel Kompas.com pada 28 Mei 2020, jadwal libur kenaikan kelas di Jakarta, misalnya adalah 1-11 Juli 2021.

“Untuk destinasi wisata di kota-kota maupun di daerah-daerah yang menjadi destinasi wisata favorit, kami akan lakukan koordinasi untuk menyiapkan agar protokol kesehatan CHSE diterapkan dan disimulasi terus,” kata Sandiaga saat Weekly Briefing, Senin (7/6/2021), di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Diharapkan, pengelola tempat wisata dapat membatasi atau menutup lokasi tersebut jika kapasitas kunjungan melebihi aturan.

Baca juga: Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Ia kemudian menceritakan pengalamannya mengunjungi pusat perbelanjaan di Kemang, Jakarta Selatan. Terdapat sejumlah Satgas Covid-19 setempat yang aktif mengawasi, mengingatkan, dan menegur pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandiaga berharap agar metode yang sama dapat diterapkan di tempat wisata saat libur kenaikan kelas nanti.

Manfaatkan teknologi

Menparekraf juga merekomendasikan pengelola tempat wisata untuk memanfaatkan teknologi guna mengendalikan massa.

Wisatawan di Taman Margasatwa Ragunan saat libur Hari Raya Waisak pada Rabu (26/5/2021).Dok. Warga Wisatawan di Taman Margasatwa Ragunan saat libur Hari Raya Waisak pada Rabu (26/5/2021).

“Dengan adanya aspek teknologi, kita bisa melakukan perencanaan (dengan) lebih baik," ujar dia.

Contohnya, pengelola bisa secara antisipatif memberikan tanggal yang bisa disiapkan untuk sekolah mana, wilayah mana, pada tanggal berapa, dan jam berapa, sehingga tidak terjadi penumpukan.

Baca juga: Perhotelan Harapkan Infrastruktur Sesuai Standar Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Melansir dari Kompas.com, pengunjung juga wajib menerapkan protokol kesehatan secara disiplin sekaligus ikut serta melaporkan tempat wisata yang abai.

“Kami akan menindak secara tegas. kita juga perlu mengingatkan atau menegur secara halus masyarakat atau wisatawan yang lalai menggunakan masker,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf Vinsensius Jemadu menyarankan masyarakat untuk memprioritaskan wisata di daerah sekitar dan memilih lokasi yang ada di zona hijau.

Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan Saat Bepergian meski Sudah Divaksin, Ini Alasannya

“Kita ingin pergerakan liburan sekolah ini dari (zona) hijau ke (zona) hijau, bukan dari (zona) merah ke (zona) hijau atau oranye. Kita ingin pastikan bahwa masyarakat atau anak didik kita tidak menciptakan klaster baru,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X