KOMPAS.com – Bali sudah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata baik bagi wisatawan Nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).
Kompas.com telah merangkum daftar tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi, khususnya bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan atau menikmati budaya Pulau Dewata.
Sesuai namanya, Pura Taman Saraswati dibangun untuk menghormati Dewi Saraswati atau dewi ilmu pengetahuan menurut kepercayaan Hindu, dikutip dari Kompas.com, Senin (23/09/2019).
Pura, yang memiliki kolam teratai di halamannya, ini dirancang oleh I Gusti Nyoman Lempad atas perintah Pangeran Ubud Cokorda Gede Agung Sukawati.
Pura Taman Saraswati berlokasi di Jalan Kajeng, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Baca juga: 20 Tempat Wisata di Ubud dan Sekitarnya
Air Terjun Kanto Lampo dengan tinggi 15 meter ini cukup unik karena berada di dekat permukiman.
Dikutip dari situs web Tourism Information Center, air dari air terjun tersebut tidak langsung jatuh ke sungai, tapi melewati tebing berbatu terlebih dahulu sehingga alirannya tampak terpecah.
Bagi yang ingin berkunjung, lokasinya di Jalan Kaliasem Lingkar Kelod Kangin, Gianyar, Bali. Jam operasionalnya mulai pukul 07.00 Wita sampai 17.30 Wita.
Baca juga: 6 Wisata di Ubud yang Cocok untuk Self Healing
Di Monkey Forest Ubud, terdapat banyak kera yang dilepas. Meski hewan tersebut terbilang jinak, namun wisatawan tetap harus berhati-hati.
Tempat wisata sekaligus hutan lindung ini berlokasi di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Pengunjung bisa datang mulai pukul 09.00 Wita sampai 17.00 Wita.
Baca juga: 7 Kafe di Kintamani Bali dengan Panorama Gunung Indah, Cocok buat Foto
Pantai Jimbaran atau Pantai Muaya ini merupakan salah satu tempat wisata pantai populer di Pulau Dewata.
Pantai tersebut memiliki hamparan pasir putih dengan ombak yang besar, dilansir dari Tribun Travel. Selain bersantai di tepi pantai, wisatawan juga umumnya berselancar di lokasi ini.
Pantai Jimbaran berada di Jalan Raya Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Baca juga: Menguak Pesona Kintamani, 4 Pilihan Wisata Seputar Danau Batur
Konon Pura Dalem Agung Padangtegal didirikan sekitar tahun 1350 Masehi, serta masih berada di kawasan Monkey Forest Ubud.
Tempat ibadah umat Hindu ini ini beralamat di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Baca juga: 9 Hotel Indonesia Terbaik Versi Tripadvisor 2022, Ada Resor di Bali
Pura Tirta Empul yang merupakan salah satu tempat ibadah, sekaligus tempat melakukan ritual Melukat atau pembersihan diri.
Tempat ibadah dengan 30 pancuran ini didirikan dekat sumber mata air yang sudah ada sejak dulu.
Area ini juga terdiri dari tiga bagian, yakni, Jaba Pura, Jaba Tengah, dan Jeroan.
Lokasinya di Jalan Tirta, Manukaya, Tampaksiring, Gianyar, Bali.
Baca juga: 5 Fakta Melukat, Ritual Trauma Healing yang Dijalani Pevita Pearce
Selain Pantai Jimbaran, ada pula Pantai Seminyak di kawasan Kuta, Badung. Di sekitarnya telah berdiri sejumlah penginapan yang menghadap langsung ke arah pantai.
Dilansir dari Tribun Bali, pemandangan di tempat ini dikenal unik karena sepanjang pantai banyak dipasang bean bag warna-warni.
Baca juga: 5 Kafe Hits di Bangli Bali, Bisa Nikmati Pemandangan Gunung Batur
Museum Seni Neka atau Neka Art Museum Ubud mengoleksi sekitar 300 lukisan, salah satunya dari pelukis terkenal Indonesia, Affandi.
Wisatawan bisa mendatanginya di Jalan Raya Sanggingan Campuhan, Kedewatan, Kecamatan Ubud, tepatnya pukul 09.00 Wita sampai 17.00 Wita.
Harga tiket masuknya mulai dari Rp 75.000 per orang untuk pengunjung dewasa, dan gratis untuk anak usia di bawah 12 tahun.
Baca juga: Ide Road Trip 4 Hari di Bali, Cocok Buat Self-Healing
Saat mengunjungi Goa Gajah, wisatawan mungkin akan heran lantaran tidak menemukan hewan berbelalai tersebut.
Adapun nama tempat ini berasal dari "Lwa Gajah" yang berarti tempat pertapaan para biksu Buddha di tepi sungai. Konon, Goa Gajah sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
Goa Gajah berada di sisi barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Giayar, Bali.
Per orang akan dikenakan biaya mulai dari Rp 30.000.
Baca juga: Panduan Wisata Bali Safari & Marine Park yang Dikunjungi Jokowi
Elephant Safari Park atau yang juga dikenal dengan nama Elephant Park Taro didirikan pada tahun 1989, dikutip dari laman Direktori Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Di tempat ini, wisatawan bisa mengamati tingkah laku gajah, memandikan gajah, dan berfoto bersama.
Elephant Park Taro berada di Jalan Elephant Safari Park Banjar Desa Taro Tegallalang, Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.
Jam bukanya adalah pukul 10.00 Wita sampi 17.00 Wita.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.