Cuaca Ekstrem, Hindari Mendaki Gunung Gede Pangrango pada Malam Hari

Kompas.com - 26/06/2022, 20:08 WIB

KOMPAS.com - Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Cianjur, Jawa Barat mengimbau pendaki agar selalu waspada dan tidak mendaki pada malam hari.

Ini berkaitan dengan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur selama sepekan terakhir.

Baca juga: Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi Mulai 10 Mei

Dikutip dari Antara, Humas TNGGP Agus Deni mengatakan, sejak awal 2022 curah hujan di kawasan Gunung Gede Pangrango cukup tinggi sehingga menyebabkan terjadinya bencana, termasuk mengancam keselamatan pendaki.

Imbauan juga telah diberikan kepada para pendaki di pos pemeriksaan.

"Petugas pos memberikan peringatan pada pendaki untuk tidak melanjutkan pendakian kalau hujan turun deras dengan intensitas tinggi, terutama menjelang malam dipastikan hujan deras turun," ujar Agus Deni, seperti dikutip Antara, Minggu (26/06/2022).

Baca juga: 8 Rest Area Instagramable, Ada Bekas Pabrik Gula dan Panorama 5 Gunung

Agus juga mengimbau agar pendaki membawa perlengkapan untuk mengantisipasi cuaca, seperti jas hujan dan perlengkapan yang tidak mudah ditembus air.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Selain itu, pendaki wajib memastikan fisik dalam keadaan prima.

Ia menambahkan, saat hujan turun dan cuaca ekstrem, rawan terjadi pohon tumbang dan jalur pendakian menjadi licin. Suhu juga cenderung menjadi lebih dingin dan angin kencang bisa terjadi setiap saat.

Baca juga: 5 Mencegah agar Tak Hilang atau Tersasar di Kawasan Gunung Bromo

Sehingga, kondisi pendaki yang kurang prima dapat memicu terjadinya berbagai hal, seperti menurunnya ketahanan tubuh.

"Melihat cuaca ekstrem seperti saat ini, kebutuhan untuk mendaki harus lebih diperhatikan karena tidak menutup kemungkinan bencana alam dapat terjadi kapan pun dan kesehatan tubuh dapat menurun," ucap dia.

Adapun setelah pendakian Gunung Gede Pangrango dibuka, jumlah calon pendaki terus bertambah dibandingkan hari biasa, yakni sekitar 400 orang pada hari biasa dan sekitar 600 orang pada akhir pekan.

Baca juga: Wisata Alam Gunung Pancar di Sentul, Bisa Apa Saja?

Menurut Agus, pendaki masuk dari pintu pendakian Gunung Putri dan Cibodas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.