Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/08/2022, 19:35 WIB

KOMPAS.com - Wisatawan yang ingin mengunjungi Bali dan destinasi wisata lainnya bisa naik moda transportasi darat sebagai opsi, guna mengantisipasi lonjakan harga tiket pesawat.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, melalui keterangan resmi yang Kompas.com terima, Sabtu (20/8/2022).

Sebelumnya ia juga menyampaikan, mahalnya harga tiket pesawat dipicu kenaikan harga avtur dan terbatasnya jumlah kursi penerbangan, dikutip dari Kompas.com, Senin (15/8/2022).

Baca juga:

Oleh sebab itu, ia memberikan opsi bagi wisatawan nusantara (wisnus) untuk menggunakan lajur darat dengan naik kendaraan roda empat atau kereta api, misalnya.

"Namun untuk wisatawan mancanegara kita harus tambah (jumlah penerbangan)," kata Sandiaga.

Ia melanjutkan, ada beberapa maskapai yang menyampaikan keinginannya untuk menambah penerbangan ke Pulau Dewata. Di antaranya Jetstar Group, Singapore Airlines, dan AirAsia Group.

Baca juga: 15 Tempat Wisata Bali, Cocok untuk Libur Panjang 

Ada arahan dari Presiden Joko Widodo soal naiknya harga tiket pesawat

Ilustrasi wisatawan di salah satu bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I.Dok. PT Angkasa Pura I Ilustrasi wisatawan di salah satu bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I.

Terkait harga tiket pesawat yang menunjukkan tren peningkatan, ia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan kepada kementerian/lembaga terkait, terutama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Di mana diharapkan akan ada peningkatan jumlah penerbangan dan ketersediaan kursi," tuturnya.

Baca juga:

Ia berharap dengan melandainya harga bahan bakar minyak, terutama di dunia, maka harga avtur juga menurun.

"Dan akhirnya akan mengakibatkan biaya operasional dari penerbangan ini lebih rendah. Dan harapannya saat kita nanti masuk peak season, biaya ini bisa lebih terjangkau," ujarnya.

Baca juga: Bali Jadi Destinasi Liburan Paling Bahagia Dunia 2022, Kalahkan Dubai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+