Kompas.com - 20/04/2021, 16:03 WIB
Ilustrasi Jepang - Osaka Castle (SHUTTERSTOCK/Luciano Mortula - LGM). SHUTTERSTOCK/Luciano Mortula - LGMIlustrasi Jepang - Osaka Castle (SHUTTERSTOCK/Luciano Mortula - LGM).

KOMPAS.com – Meski saat ini perjalanan internasional masih belum memungkinkan di tengah pandemi Covid-19, namun paspor Jepang tetap menjadi paspor yang paling kuat di tahun 2021.

Melansir Japan Times, Jumat (16/4/2021), hal tersebut berdasarkan 2021 Global Ranking Henley Passport Index yang dirilis awal pekan lalu.

Henley Passport Index, menurut situs resminya, adalah pemberi peringkat paspor resmi berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi oleh pemegang paspor tanpa visa sebelumnya.

Indeks yang tertera berdasarkan pada data eksklusif dari International Air Transport Association (IATA)—pangkalan data informasi perjalanan terbesar dan paling akurat—yang diperkuat oleh tim peneliti Henley & Partners.

Baca juga: Plus dan Minusnya Paspor Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Global

Dalam peringkat tersebut, dikatakan bahwa paspor Jepang menjadi yang paling kuat lantaran menawarkan akses ke 193 negara bebas visa.

Sementara itu, Singapura menempati peringkat kedua dengan akses ke 192 negara, dan Korea Selatan serta Jerman yang sama-sama berhasil menyabet peringkat ketiga dengan akses ke 191 negara bebas visa.

“Agak ironis bahwa Jepang berada pada peringkat satu. Artinya, penduduknya adalah yang paling disambut di dunia,” kata Henley & Partners dalam sebuah pernyataan.

Ilustrasi Korea Selatan - Deretan rumah tradisional Korea bernama hanok di Bukchon Hanok Village, Korea Selatan.SHUTTERSTOCK / CJ Nattanai Ilustrasi Korea Selatan - Deretan rumah tradisional Korea bernama hanok di Bukchon Hanok Village, Korea Selatan.

“Namun, baru-baru ini mereka membuat keputusan yang melarang penonton dari luar negeri di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan ulang,” sambung mereka.

Ada kesenjangan dalam kebebasan bepergian

Laporan terbaru tersebut juga mengungkapkan bahwa terjadi kesenjangan yang semakin lebar dalam kebebasan bepergian.

Pasalnya, Afghanistan yang berada pada peringkat paling akhir dari 199 negara dan wilayah hanya memiliki akses bebas visa ke 26 negara.

Baca juga: 15 Negara di Uni Eropa yang Siap Terima Turis dengan Paspor Vaksin



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X