Kompas.com - 08/12/2021, 09:13 WIB
Monumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAFMonumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara serentak di Indonesia pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022 resmi dibatalkan pemerintah pusat.

Meski demikian, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap meminta destinasi wisata menjaga protokol kesehatan. Jika tidak, destinasi wisata dapat dikenai sanksi penutupan.

"Kalau ada destinasi wisata yang melanggar prokes (protokol kesehatan) segera dilakukan perbaikan kalau pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali tutup sementara bagi destinasi wisata, hotel, dan travel," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji, Selasa (7/12/2021).

Baca juga:

Aji menyampaikan, pihak hotel maupun pengelola destinasi wisata diminta proaktif dalam mengingatkan wisatawan yang melanggar protokol kesehatan.

"Pada prinsipnya Pemerintah DIY meminta seluruh jajaran di DIY terutama destinasi wisata, hotel, dan yang terkait wisata menjaga prokes jangan sampai ada kerumunan kalau ada wisatawan tidak (menerapkan) prokes, ditegur," katanya.

Aji menambahkan, menjaga protokol kesehatan bertujuan untuk menjaga agar kasus Covid-19 di DIY tidak kembali melonjak. Selain itu juga menjaga warga DIY dan wisatawan agar tidak terpapar Covid-19.

"Semua kita lakukan dalam rangka menjaga agar masyarakat di DIY terlindungi dari paparan covid-19," katanya.

Jalan Malioboro, Yogyakarta DOK. Shutterstock/Jon ChicaShutterstock/Jon Chica Jalan Malioboro, Yogyakarta DOK. Shutterstock/Jon Chica

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, beberapa langkah yang dilakukan adalah memberlakukan one gate system bagi kendaraan wisata serta monitoring secara acak bagi kendaraan-kendaraan pribadi.

"Kami tetap one gate system dijalankan dan jadi langkah awal kita dalam menyaring, kemudian kita juga tetal melakukan monitoring secara acak," ujarnya ditemui di Balaikota Yogyakarta.

Selain itu Pemerintah Kota Yogyakarta juga bekerja sama dengan para pengusaha hotel dan restoran agar para pelaku usaha di bidang tersebut dapat tetap melakukan pengecekan kepada para wisatawan yang datang.

Baca juga:

"Jadi harapan kami memang mereka menjaga agar persyaratan perjalanan tetap terpenuhi. Akan kita koordinasi dengan teman-teman PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) juga ini untuk lebih menguatkan prokes," kata dia.

Selain itu dia berharap pada malam tahun baru tidak banyak event yang digelar di Kota Yogyakarta. Pasalnya, event berpotensi mengundang masyarakat dan dapat membuat kerumunan.

"Harapan kami kondisi malam tahun baru tidak banya event yang digelar karena akan memancing pengumpulan massa. Tugas kita adalah memecah konsentrasi orang agar tidak berkumpul di satu tempat dan disebar ke mana-mana," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.