Kompas.com - 21/12/2021, 21:53 WIB

Tidak ada penyekatan di Bantul saat libur Nataru

Kepala Polisi Resor Bantul AKBP Ihsan mengatakan, tidak ada penyekatan saat libur Nataru. Kendati demikian, rekayasa lalu lintas akan tetap dilaksanakan. 

"Kalau memang terjadi kemacetan otomatis akan kita rekayasa jalannya dengan melibatkan seluruh personel yang kami bentuk bernama tim urai kemacetan, khususnya di Jalan Parangtritis dan Jalan Wonosari," kata Ihsan.

Ia menjelasan bahwa rekayasa arus lalu lintas berada dari Jalan Parangtiris, tepatnya di Simpang Tiga Tembi, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul.

Di titik tersebut, pihaknya menempatkan personel yang mengenakan kostum unik untuk menarik perhatian pengendara.

"Isinya apa? Seperti pemberitahuan ganjil genap - ganjil ke Parangtritis dan genap ke Pantai Samas. Sehingga masyarakat sudah tahu sebelumnya sampai dengan terakhir di pos Ngangkruk," katanya. 

Baca juga:

Ihsan menambahkan, jika terjadi kemacetan di kawasan TPR (Tempat Pemungutan Retribusi) Pantai Parangtritis, nantinya penarikan retribusi tidak akan dilakukan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata.

"Kalau sudah lancar baru bisa menarik retribusi lagi. Terus, kalau macet, kita berlakukan sistem one way atau satu arah di kawasan Parangtritis," kata Ihsan.

Rekayasa jalan juga dilakukan di Jalan Yogyakarta-Wonosari, tepatnya di kawasan Bukit Bintang, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul.

Pihaknya akan memasang semacam barrier di pinggir-pinggir Bukit Bintang, sehingga kendaraan tidak akan berhenti guna mengantisipasi kemacetan.

"Harapannya tidak ada yang parkir di jalan situ. Jadi orangnya boleh berhenti tapi kendaraannya tidak, jangan parkir situ lah pokoknya," kata Ihsan.

Ihsan menyebut, jika nantinya tetap terjadi kemacetan, maka akan diterjunkan tim pengurai sekitar 10 personel menggunakan motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.