Kompas.com - 10/02/2022, 20:39 WIB

KOMPAS.com - Rest Area KM 260B Heritage-Banjaratma di ruas Tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi salah satu tempat populer untuk melepas penat.

Tempat istirahat dan pelayanan (TIP) ini tak sekadar tempat singgah untuk mengisi energi, tetapi juga menjadi tempat wisata atau rekreasi.

Rest Area KM 260B punya bangunan klasik yang masih tampak kokoh.

Ternyata, menurut Direktur Utama PT. PP Sinergi Banjaratma, Dina Yunanda, struktur aslinya telah dibangun sejak puluhan tahun lalu.

Baca juga: Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Dulu, bangunan itu merupakan bekas Pabrik Gula Banjaratma yang didirikan oleh perusahaan perkebunan yang berpusat di Amsterdam, Belanda, NV Cultuurmaatschappij pada 1908.

Setelah puluhan tahun beroperasi, produksi pabrik ternyata menurun dan akhirnya terpaksa ditutup.

Kemudian, Kementerian BUMN meminta sejumlah perusahaan untuk mengelola aset lahan bekas pabrik yg sudah tidak dipakai tersebut.

"Akhirnya ada enam perusahaan yang bergabung, bersatu menjadi PT PP Sinergi Banjaratma," jelas Dina saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: 6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Pembangunan rest area ini melibatkan beberapa perusahaan, yaitu PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Persero Tbk, PT Jasamarga Properti, PT PP Properti, PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN), dan PT Rajawali Nusantara Indonesia.

Gerai kuliner dan UMKM di Rest Area KM 260BDok. Rest Area KM 260B Gerai kuliner dan UMKM di Rest Area KM 260B

Dengan tujuan mengaktifkan aset BUMN dan memberdayakan UMKM, pihak pengelola benar-benar melibatkan penduduk sekitar.

"Beda dari rest area yang lain, kami 70 persen UMKM, 30 persen non-UMKM, mereka kebalikannya. Di sini ada 100 tenant dengan 500 karyawan yang semuanya menyerap dari masyarakat sekitar," lanjut Dina.

Oleh karena itu, pihaknya berusaha tidak membebankan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menangah (UMKM) tersebut.

"Saat Februari 2019 itu kan opening UMKM. Selama setahun mereka gratis, tidak berbayar. Baru kemudian setelahnya boleh bayar per bulan," terangnya.

Baca juga: Pandanrejo, Desa Wisata di Purworejo untuk Lihat 5 Gunung di Pulau Jawa

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.