Kompas.com - 25/09/2021, 20:17 WIB

Doi Inthanon National Park

Taman Nasional Doi Inthanon atau Doi Inthanon National Park melingkupi sejumlah wilayah, termasuk Gunung Doi Inthanon. Gunung terebut merupakan gunung tertinggi di Thailand.

Gunung Doi Inthanon memiliki ketinggian sekitar 2.565 meter di atas permukaan laut (mdpl). Udara di puncak gunung ini terkenal dingin sepanjang tahun.

Meski begitu, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan alam di sekitarnya. Mereka juga bisa mengamati beragam spesies burung yang ada di taman nasional ini.

Diperkirakan ada sekitar 362 spesies burung di taman nasional tersebut. Beberapa di antaranya merupakan spesies endemik yang tak bisa ditemukan di wilayah lain.

Tak hanya menikmati keindahan alam, wisatawan juga bisa menyaksikan jejak sejarah di kawasan tersebut.

Baca juga: Wisatawan Thailand Dilarang Pakai Sunscreen yang Tak Ramah Terumbu Karang

Gua Chiang Dao

Chiang Dao Cave, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock Chiang Dao Cave, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock

Gua Chiang Dao merupakan kompleks gua yang panjangnya hingga beberapa kilometer. Sayangnya, dari sekian banyak gua yang tersebar, hanya sebagian kecil yang bisa dijelajahi oleh wisatwan.

Ada dua gua yang cukup populer di kawasan tersebut, yaitu Tham Phra Nawn dan Tham Seua Dao. Kedua gua tersebut telah diterangi lampu listrik namun bagian atasnya masih gelap.

Untuk menjelajahi gua-gua tersebut, wisatawan memerlukan pemandu sekaligus pembawa obor agar tidak tersesat.

Baca juga: Mengapa Thailand Dijuluki Negeri Gajah Putih?

Doi Pui

Doi Pui, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock/jabon2foto Doi Pui, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock/jabon2foto

Gunung Doi Pui memiliki tinggi 1.685 mdpl dan merupakan puncak tertinggi di Taman Nasional Doi Suthep-pui. Gunung ini terkenal akan air terjun yang dapat dicapai dari jalan utama.

Atraksi menarik lainnya yang bisa dijumpai wisatawan adalah Hmong Tribal Village. Desa ini terletak kurang dari 5 km dari Wat Phra That Doi Suthep.

Wisatawan dapat menyaksikan secara langsung kehidupan penduduk desa yang ada di kawasan tersebut.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Thailand Tetap Buka 3 Pulau untuk Turis Asing

Bong Sang Handicraft Village

Desa Bosang, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock/little_larch Desa Bosang, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock/little_larch

Bong Sang Handicraft Village merupakan pusat kerajinan payung. Kerajinan yang dihasilkan dari desa ini kabarnya terkenal hingga ke seluruh penjuru Thailand.

Wisatawan dapat dengan mudah menjumpai payung dengan lukisan tangan sebagai hiasannya. Jenis dan ukuran yang disediakan pun cukup beragam.

Semua produk yang dihasilkan oleh penduduk desa ini merupakan hasil kerajinan yang dibuat secara manual.

Desa Bong Sang terletak di Chiang Mai-san Kampaeng Highway Rute 1006, atau sekitar 9 km dari Chiang Mai Old City.

Baca juga: Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Lanna Folklife Museum

Lanna Museum, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock Lanna Museum, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock

Lanna Folklife Museum merupakan museum yang menampilkan koleksi tentang kehidupan, sejarah, dan budaya bangsa Lanna. Oleh sebab itu, museum ini juga dijuluki sebagai Lanna Heritage Center atau pusat warisan Lanna.

Museum ini terletak berseberangan dengan tiga Monumen Raja yang ada di tengah kota lama, atau tepatnya berada di Jalan Prapokklao, Chiang Mai Old City.

Baca juga: Thailand Ubah Terminal Bandara Jadi Rumah Sakit Covid-19

Museum ini telah mengalami beberapa kali renovasi. Kini, bangunan tersebut bergaya kolonial dengan dominasi warna putih.

Pada bagian luar museum, wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai sejarah kota tersebut dalam bahasa Inggris, China, dan Thailand.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.