Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/05/2023, 07:45 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Berfoto tentunya jadi hal yang tidak boleh terlewat saat berwisata ke Sarinah Thamrin di Jakarta Pusat.

Kini, pengunjung yang ingin mengabadikan gambar berlatar gedung ikonis tersebut, bisa mendapat pengalaman lebih mudah lewat kehadiran mesin foto otomatis bernama "difotoin".

Baca juga:

Kompas.com sempat mencobanya, Jumat (28/4/2023) lalu, dan kualitas hasil foto yang diunduh dari mesin pun terbilang baik.

Hal serupa juga dirasakan oleh Sendi sebagai salah satu pengguna mesin foto otomatis ini.

Menurut dia hasil foto dari mesin justru terlihat lebih bagus dibanding menggunakan ponsel.

"Hasilnya (foto) lebih bagus dibanding HP. Efektif, sih, cuma kayaknya lebih bagus sore, walaupun cahaya mataharinya sangat menyinari tapi hasilnya lebih bagus," ucap Sendi saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat.

Nah, buat yang penasaran soal keberadaan hingga cara pakai mesin yang satu ini, mari simak panduan yang Kompas.com rangkum berikut.

Letak dan jam operasional mesin foto

Mesin "difotoin" berukuran sedang. Bentuknya persegi panjang dengan tinggi kira-kira 1,5 meter.

Untuk saat ini baru ada satu saja di Sarinah, yang letaknya ada di luar, tepatnya depan tulisan Sarinah, sisi bagian drop-off kendaraan roda empat.

Baca juga:

Adapun untuk jam operasional mesin, kata Digital Marketing difotoin, Vita, mesin foto ini buka setiap hari, mengikuti waktu operasional mal Sarinah.

"Mengikuti jam buka Sarinah, mulai jam sembilan pagi sampai jam sembilan malam," ucap Vita kepada Kompas.com, Selasa (2/5/2023)

Tarif menggunakan mesin foto

Penampakan mesin foto otomatis di depan gedung Sarinah Thamrin, jakarta Pusat, Jumat (28/4/2023)Kompas.com/Wasti Samaria Simangunsong Penampakan mesin foto otomatis di depan gedung Sarinah Thamrin, jakarta Pusat, Jumat (28/4/2023)

Sementara itu, untuk tarif, saat Kompas.com mencoba berfoto pada Jumat (28/4/2023) lalu, belum ada tarif yang dikenakan alias gratis.

Vita menyampaikan, ketentuan harga tersebut berlaku saat periode soft launching saja.

Baca juga: Ada Mesin Foto Otomatis Gratis di Depan Sarinah, Begini Cara Pakainya

Pihaknya akan tetap melihat antusiasme pengunjung ke depannya.

"Di titik yang sekarang sifatnya masih soft launching untuk mengetahui antusiasme publik. Jadi selama satu bulan sejak April memang digratiskan," tutur dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

 

Cara pakai mesin foto

Hasil foto mesin otomatis difotoin depan Gedung Sarinah Jakartadok.difotoin Hasil foto mesin otomatis difotoin depan Gedung Sarinah Jakarta

Ada tiga tombol yang terdapat pada sisi kanan mesin, yang diberi nomor 1, 2, 3. Untuk mengawali mesin bekerja, silahkan pencet tombol mana saja.

Layar akan menunjukkan pilihan angle yang bisa kamu pilih, yaitu angle normal dan wide (penampakan foto yang lebih luas). Tekan tombol sesuai pilihan angle foto yang diinginkan.

Lalu, duduk di spot yang tersedia dan mengatur gaya sekeren mungkin. Mesin akan memberi waktu 13 detik sebelum mengambil gambar.

Pengambilan foto bisa dilakukan berulang kali. Namun, pastikan tetap memerhatikan sekitar.

 

Baca juga:

Bila kondisi antrean pengunjung cukup ramai, jangan bisa berlama-lama dan harus bergantian dengan pengunjung lain.

Usai berfoto, kamu hanya perlu memindai (scan) kode QR yang tertera di layar menggunakan telepon genggam.

Berikutnya, kamu akan diarahkan ke laman untuk mengunduh foto yang telah diambil. Dalam satu kali unduhan, pengguna hanya bisa mendapat tiga foto.

Tips mendapat hasil foto terbaik

Berfoto dengan orang terkasih menggunakan mesin foto otomatis difotoin depan Sarinah JakartaDok. Defi Sartika Hasibuan Berfoto dengan orang terkasih menggunakan mesin foto otomatis difotoin depan Sarinah Jakarta

Untuk mendapat hasil foto terbaik, kamu bisa mengikuti tips berikut.

  • Datang pagi atau sore hari

Bila ingin berfoto dengan langit jingga, kamu bisa datang sekitar pukul 16.00 WIB saja.

Sebab pemandangan sore hari di Sarinah, selalu mengagumkan. Apalagi saat cuaca sedang cerah. Udara pun sudah tidak begitu panas di sore hari.

Kamu juga bisa datang pada pagi hari, sebelum pukul 11.00.

Baca juga: Akan Ada Wisata Transportasi Umum di Jakarta, Mau Ikut?

  • Bawa topi atau payung

Bawalah alat pelindung kepala berupa topi atau payung jika datang pada siang hari. Sebab, tidak ada atap untuk berteduh di sekitar area antrean.

Topi dan payung akan menghalau terik matahari, agar tidak langsung mengenai kepala.

Baca juga: 7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

  • Datang bersama teman

Walau mesin bekerja secara otomatis, namun membawa teman akan mempermudah kamu mengatur pose, tanpa perlu bolak-balik menekan tombol.

Selain itu, kalian juga bisa mengabadikan foto bersama di depan gedung Sarinah, sebagai kenang-kenangan, tanpa perlu meminta bantuan orang asing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Thailand Akan Rayakan Songkran Sebulan untuk Gaet Turis Asing

Thailand Akan Rayakan Songkran Sebulan untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
5 Tips Main ke Rumah Hantu Solo, Jangan Pakai Sandal 

5 Tips Main ke Rumah Hantu Solo, Jangan Pakai Sandal 

Travel Tips
Catat, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2023 Digelar 8-10 Desember

Catat, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2023 Digelar 8-10 Desember

Travel Update
AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Naik 8 Persen Saat Nataru

AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Naik 8 Persen Saat Nataru

Travel Update
Februari 2024, Wahana Demon Slayer Hadir Lagi di Universal Studios Japan

Februari 2024, Wahana Demon Slayer Hadir Lagi di Universal Studios Japan

Travel Update
Tempat Baru untuk Ajukan Visa Inggris di Jakarta, Bisa ke Hotel Ini

Tempat Baru untuk Ajukan Visa Inggris di Jakarta, Bisa ke Hotel Ini

Hotel Story
Harga Tiket dan Jam Buka Rumah Hantu Lawang Sukmo dan Zombieverse Solo

Harga Tiket dan Jam Buka Rumah Hantu Lawang Sukmo dan Zombieverse Solo

Jalan Jalan
7 Tempat Wisata untuk Rayakan Tahun Baru 2024 di Jakarta

7 Tempat Wisata untuk Rayakan Tahun Baru 2024 di Jakarta

Jalan Jalan
Langkah THE 1O1 Hotels & Resorts Semakin Serius Jadi Green Hotel

Langkah THE 1O1 Hotels & Resorts Semakin Serius Jadi Green Hotel

Hotel Story
Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan ke Aceh pada Oktober 2023

Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan ke Aceh pada Oktober 2023

Travel Update
Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan PAD Rp 2,5 Miliar

Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan PAD Rp 2,5 Miliar

Travel Update
Hotel Angker di Solo Jadi Rumah Hantu Terbesar di Indonesia 

Hotel Angker di Solo Jadi Rumah Hantu Terbesar di Indonesia 

Jalan Jalan
Kabupaten Semarang Punya Banyak Potensi Wisata, tapi Belum Dioptimalkan

Kabupaten Semarang Punya Banyak Potensi Wisata, tapi Belum Dioptimalkan

Travel Update
Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Travel Update
Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com