Kompas.com - 07/12/2021, 22:07 WIB
Ilustrasi wisatawan di bandar udara. UNSPLASH/Ashim D’SilvaIlustrasi wisatawan di bandar udara.

KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan durasi karantina untuk pelaku perjalanan internasional, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA), adalah 10 hari.

Masa karantina tersebut diperpanjang dari yang sebelumnya tujuh hari untuk mencegah masuknya varian Omicron, sekaligus mengantisipasi wisatawan nasional yang ke luar negeri.

Adapun kebijakan ini tercantum dalam Addendum SE (Surat Edaran) Satgas Covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga:

"Selain mencegah masuknya Omicron, karantina perjalanan internasional selama 10 hari juga sebagai bentuk pengetatan perbatasan untuk mendukung kegiatan pariwisata dan ekonomi dalam negeri." jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (6/12/2021).

Menurutnya, perpanjangan lama karantina dilakukan atas dasar faktor kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia, serta mencegah terulangnya lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi pada Juli 2021 lalu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga UnoKompas.com/Wasti Samaria Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno

Ia juga menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada laporan terkait infeksi Omicron di Indonesia.

Kendati demikian, Sandiaga menjelaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Kementerian atau Lembaga terkait lainnya terus memantau situasi negara-negara pasar dan akan mengevaluasinya setiap pekan.

Sementara itu, hingga Senin, ia mengatakan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia berada di level rendah dan terkendali.

Baca juga:

Sebagaimana telah diberitakan Kompas.com, Minggu (31/10/2021), CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat) menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan risiko rendah penularan Covid-19 berdasarkan kriteria kurang dari 50 kasus/100.000 jiwa dalam 28 hari terakhir.

Kompas.com melaporkan, Senin, jumlah kasus aktif di Indonesia adalah 5.642 kasus dan terjadi penurunan 1.884 kasus dari hari sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.